Polres Blitar Kota Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Sabu dan Ekstasi Senilai 1,5 M

- Jurnalis

Senin, 24 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews com | Kota Blitar – Polisi terus menggencarkan perang terhadap narkotika dan obat obatan berbahaya. Kali ini Polres Blitar Kota berhasil mengungkap kasus peredaran sabu dan ekstasi yang jika ditaksir harganya senilai Rp 1,5 miliar.

Barang bukti (BB) senilai 1,5 miliar rupiah itu terdiri dari sabu seberat 379,42 gram, 328 butir ekstasi yang dikemas dalam kapsul warna putih. Ada pula ekstasi sebanyak 237 warna ungu putih. Selain itu ada pula lampu senter tempat menyimpan barang haram hingga ponsel.

“2 orang tersangka langsung ditahan berikut barang bukti juga disita,” kata Wakapolres Blitar Kota Kompol I Gede Suartika saat konferensi pers, Senin (24/06/2024).

Dia mengatakan dua tersangka adalah AM alias Amat (26) warga Kampung Duri, Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Baca Juga :  Dugaan Penyimpangan Realisasi Anggaran Setdaprov Kepri (Adi Prihantara) Selaku Pengelola Anggaran Tidak Taat dan Mematuhi Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018

Ada pula KG alias Kris (34) warga Jalan Rawa Raya III Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok.

Kompol Gede menambahkan keduanya ditangkap pada Rabu, 12 Juni lalu sekitar pukul 18.00 Wib. Lokasi penangkapan di Jalan Kalpataru, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

Saat itu polisi mendapat informasi dari masyarakat jika ada dua warga luar kota yang mencurigakan. Petugas yang mendapat laporan langsung meluncur ke tkp dan benar mendapati dua orang tersebut di pinggir jalan kemudian keduanya pun digeledah. Saat itulah polisi curiga dengan senter warna merah. Dan ternyata setelah dibuka senter berisi butiran mirip garam grasak yang ternyata sabu-sabu siap edar.

Polisi tak berhenti. Tas selempang juga digeledah dan ditemukan butiran kapsul warna-warni yang ternyata ekstasi alias pil gedek. Tanpa banyak cakap, keduanya digelandang ke kantor polisi.

Baca Juga :  Ditpamobvit Polda Kepri Memberikan Solusi Demi Menjaga Ketertiban Objek Vital Nasional

Di hadapan polisi, keduanya mengaku tak tahu jika barang itu berisi narkoba. Keduanya ditawari kerja oleh seseorang namun sebelum kerja diminta tolong ambil paket di Kota Blitar. Sebagai gantinya diberi uang transport sebesar Rp 2 juta.

Salah satu tersangka mengaku dijanjikan kerja di proyek gaji Rp 8 juta. Namun sebelum kerja, diminta ke Blitar ambil barang, Bapak empat anak ini pun tak curiga sama sekali. Karena ingin kerja dengan gaji Rp 8 juta, rencananya sabu itu dikemas dalam ratusan paket. 1 paket 1 gram dijual Rp 200 ribu, Pungkas Perwira dengan 1 melati emas ini. (**hr )

Berita Terkait

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Pejabat Polda dan Kapolres Jajaran Polda Jawa Timur
Kadivpas Pimpin Giat Satopspatnal Pada Rutan Manado dan Lapas Bitung
Karupbasan Giat Koordinasi Balai Gakkum LHK Seksi Wilayah III
Irjen Pol Drs Yan Fitri Halimansyah Kapolda Kepri Hadiri Konferensi Perss Kasus Tindak Pidana Narkotika Sebanyak 106 Kg Sabu
ABM Tak Main Main Layangkan Surat Hingga ke Presiden dan Menteri ESDM, Jangan Tambah Beban Rakyat Dengan Menaikkan Tarif Listrik
Ini Daftar Nama 14 Pok Ahli BNN RI Masa Bakti 2024-2026 di Gedung BNN RI, Jakarta
Brigjen Pol Asep Safrudin Pimpin Pelaksanaan Kegiatan Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2024
Polda Kepri Menggelar Kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi Tentang PPKSP
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 22:31 WIB

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Pejabat Polda dan Kapolres Jajaran Polda Jawa Timur

Rabu, 17 Juli 2024 - 21:12 WIB

Kadivpas Pimpin Giat Satopspatnal Pada Rutan Manado dan Lapas Bitung

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:12 WIB

Irjen Pol Drs Yan Fitri Halimansyah Kapolda Kepri Hadiri Konferensi Perss Kasus Tindak Pidana Narkotika Sebanyak 106 Kg Sabu

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:56 WIB

ABM Tak Main Main Layangkan Surat Hingga ke Presiden dan Menteri ESDM, Jangan Tambah Beban Rakyat Dengan Menaikkan Tarif Listrik

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:31 WIB

Ini Daftar Nama 14 Pok Ahli BNN RI Masa Bakti 2024-2026 di Gedung BNN RI, Jakarta

Berita Terbaru