Apresiasi Polri Rekrut Difabel, Ombudsman Harap Ada Efek Bola Salju

- Jurnalis

Kamis, 13 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Komisioner Ombudsman RI, Johanes Widijantoro, mengapresiasi jalannya rekrutmen Polri Tahun Anggaran 2024 yang melibatkan penyandang disabilitas. Widi, sapaan akrabnya, berharap langkah Polri dalam menyetarakan hak penyandang disabilitas ini ditiru oleh instansi lainnya.

“Menariknya justru karena polisi memulai, dengan secara terbuka men-declare itu, dan kemudian harusnya itu menjadi bola salju untuk instansi lain. Karena di undang-undang ketenagakerjaan kan sudah lama itu aturan 1 banding 100, kalau nggak salah. Jadi ada 1 pekerja disabilitas banding 1 pekerja yang non-disabilitas,” kata Widi Ombudsman RI, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2024).

Widi juga berharap Polri sudah mempersiapkan dengan matang pengembangan kualitas serta pembinaan karier anggotanya yang berasal dari kelompok disabilitas. Widi menyebut kebijakan rekrutmen disabilitas akan membawa dampak positif pada Polri, jika pola pikir polisi non-disabilitas kepada polisi disabilitas setara.

“Supaya juga menunjukkan komitmen kepolisian menjadi pionir dalam dunia kerja untuk disabilitas. Nah memang spesifik kalau kita melihat dalam konteks kesempatan dan peluang yang diberikan kepada teman-teman penyandang disabilitas, pertama-tama tentu mindset atau cara pandang harusnya dimiliki juga oleh instansi pemerintah, termasuk kepolisian,” ujar Widi.

Baca Juga :  Idul Adha, Polres Blitar Kota Bagikan 22 Hewan Kurban

Widi menuturkan langkah Polri dalam melakukan affirmative action pada kelompok disabilitas dalam proses rekrutmen anggota, termasuk wujud pemenuhan hak-hak kaum disabilitas. Oleh sebab itu dia berharap Polri juga sudah menyiapkan instrumen, sarana dan prasarana untuk mendukung aktivitas polisi disabilitas secara menyeluruh.

“Kalau mereka sudah memahami bahwa affirmative action ini menjadi hak penyandang disabilitas, maka tentunya kepolisian juga sudah menyiapkan instrumen dengan segala regulasi yang menyertainya, yang membuat penyandang disabilitas, itu nanti betul-betul mengikuti proses itu dengan setara tadi. Mesti dirumuskan secara komprehensif,” terang Widi.

“Saya mendorong agar kepolisian lebih dari sekedar membuka lowongan atau rekrut di depan, tapi siapkan semuanya sampai ke (titik) mereka (penyandang disabilitas) bisa mandiri, menunjukkan kemampuan dirinya ya secara leluasa,” imbuh dia.

Widi optimis polisi berlatar belakang disabilitas mampu bekerja dengan baik dan dapat meningkatkan kompetensinya bila didukung oleh instrumen kerja, sarana dan prasarana sesuai kebutuhan mereka oleh Polri. “Dan nanti akan terbukti kalo memang penyandang disabilitas tuh sebenarnya bukan nggak mampu. Tapi hanya persoalan hambatan-hambatan atau kendala-kendala yang belum diputus itu,” ucap Widi.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Ragung Pangarengan Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 H

Karena Polri telah merekrut anggota dari kelompok disabilitas, Widi lebih lanjut berpendapat, perlunya aturan yang menjelaskan tentang jenjang karier anggota tersebut. Widi menyebut bila ada aturan soal pembinaan dan pengembangan karier bagi polisi dari kelompok disabilitas, maka akan tergambar Polri yang maju.

“Intinya kalau orang bekerja kan pasti harus punya jenjang karier. Nah karier ada tahapan yang harus dilewati. Nah tahapan yang harus dilewati ini, pertanyaannya adalah: ‘Apakah itu memungkinkan bagi mereka juga untuk mengikutinya’,” tanya Widi.

“Meskipun katakanlah belum ada aturan yang detail tentang itu, kan enggak ada salahnya Polri sedikit lebih maju, progresif untuk menyiapkan itu semua,” tambah Widi.

M.Irsyad Salim

Berita Terkait

Isi Materi Dalam Kegiatan MPLS di SMKN 2 Kediri, Kapolsek Mojoroto Ajak Pelajar Bijak Dalam Bermedsos dan Antisipasi Kenakalan Remaja
Lapas Kelas I Tangerang Terus Berkomitmen Berikan Layanan Terbaik Untuk WBP Dan Keluarganya
Selamat! Ibu-Ibu Pengurus Majelis Taklim Nurul Fathia Dikukuhkan Wiwik Hargono Tri Adhianto
Founder PT.Solusi Baitullah Indonesia Gelar Tasyakuran Haji Dihadiri Ratusan Jamaah
Nasdem Nyatakan Dukung Tri Adhianto : Kota Bekasi Butuh Pemimpin Yang Sudah Belajar, Jika Terpilih Bisa Langsung Action
MUI Kecamatan Periuk Gelar Istighosah Kubro Dan Santunan Yatim Piatu Serta Launching Majelis Arbain
Warga Semper Barat Gempar Dengan Penemuan Sesosok Mayat Mengambang Di Kali Progo
Sujud Syukur Kades Pahlawan Setia Atas Diterimanya SK Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa 8 Tahun
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 21:45 WIB

Isi Materi Dalam Kegiatan MPLS di SMKN 2 Kediri, Kapolsek Mojoroto Ajak Pelajar Bijak Dalam Bermedsos dan Antisipasi Kenakalan Remaja

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:46 WIB

Lapas Kelas I Tangerang Terus Berkomitmen Berikan Layanan Terbaik Untuk WBP Dan Keluarganya

Senin, 15 Juli 2024 - 01:58 WIB

Selamat! Ibu-Ibu Pengurus Majelis Taklim Nurul Fathia Dikukuhkan Wiwik Hargono Tri Adhianto

Minggu, 14 Juli 2024 - 09:25 WIB

Founder PT.Solusi Baitullah Indonesia Gelar Tasyakuran Haji Dihadiri Ratusan Jamaah

Minggu, 14 Juli 2024 - 07:19 WIB

Nasdem Nyatakan Dukung Tri Adhianto : Kota Bekasi Butuh Pemimpin Yang Sudah Belajar, Jika Terpilih Bisa Langsung Action

Berita Terbaru