Malik  Kembali Pertanyakan Kwalitas Proyek Pembangunan Pelimpahan Banjir (Talud) Sungai Gallaggara Sudah Rusak Yang diduga Milik Oknum Caleg

- Jurnalis

Minggu, 21 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maros – Sebuah proyek rekonstruksi bangunan pelimpahan bajir (Talud) sungai gallarra yang terletak di Kelurahan Mattirodeceng Kecamatan Lau Kabupaten Maros Sulawesi Selatan Kembali di pertanyakan kwalitas nya oleh Malik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat Kipfa RI Maros.

Pasalnya, Proyek Rekonstruksi Bangunan Pelimpahan Banjir (Talud) sungai Gallaggara tersebut sudah mengalami kerusakan di beberapa titik.

Diketahui Proyek Rekonstruksi bangunan pelimpahan banjir (Talud) tersebut dikerjakan oleh CV, Zalsabila Utama dengan nilai anggaran Sebesar 3.334.212.000.00,-Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros Pada Tahun 2023.

Malik sangat menyayangkan, jika pekerjaan yang begitu menelan biaya cukup besar tetapi kwalitas sangat byruk

“Baru tahun kemarin di kerja,kondisinya sangat miris yang terlihat karna sejauh ini umur pekerjaan sangat jauh dari kata layak.sejokjanyan bantuan tersebut untuk penagulangan banjir untuk masyarakat,ini lagi belum seberapa besar air bangunannya sudah pada retak,” Ucapnya

Baca Juga :  Bandar Judi Siji Tanjung Unggat Disorot, Nama Aping Mencuat di Kedai Kopi Aman Batu 9

Bukan hanya itu saja,malik juga mengakui,jika pemilik Perusahaan CV Salsabila Utama adalah seorang Oknum Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Maros.

Bukan hanya sampai disitu saja, malik juga menduga kuat, jika proyek yang terindikasi dikerjakan asal jadi itu ada unsur kesengajaan, demi meraup keuntungan yang besar karena untuk biaya atau persiapan sebagai Calon Legislatif.

Salain dari pada itu, sumber lain mengakui,jika Pelaksana Proyek rekonstruksi bangunan pelimpahan banjir (Talud)Sungai Galaggara itu termasuk orang dekat bupati Maros,

Baca Juga :  MIO Indonesia Gelar Kongresda II Jakarta Barat Dorong Regenerasi Dan Kesiapan Hadapi Disrupsi Digital

“Iye pak,katanya orang itu orangnya pak bupati,yang kerja ki,satu partai ki bede,” Ucapnya.

Sementara itu, warga berharap dan seharusnya proyek tersebut menjadi contoh di kalanagan masyarakat apalagi orang dekat dengan pejabat,

“Semestinya itu proyek harus menjadi contoh, karena kan pemenang tendernya orang dekat dengan pejabat, apalgi seorang Caleg juga,” Ujar warga yang minta namanya dirahasiakan.

Sementara itu wahyu, Pelaksana Pekerjaan Rekontruksi Bangunan Pelimpahan banjir Sungai Gallaggara dikonfirmasi dan dimintai tanggapan perihal pekerjaan tersebut kepada media pada hari sabtu, melalui pesan whatsapp nya hingga berita ini dinaikkan dirinya tidak memberikan tanggapan kepada media, padahal pesan yang dikirim sudah ceklis dua dan berwarnah biru

Bersambung

Berita Terkait

Pejabat Manajerial dan Non Manajerial Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Pinang Resmi Dilantik
Pena Sang Raja di Jantung Perbatasan
Polisi Selidiki Pria Yang Ditemukan Meninggal Di Sunter Agung : Tunggu Hasil Visum
Ombudsman Kepri Ubah Standar Penilaian: Pengaduan Warga Kini Jadi Tolak Ukur Utama Kinerja Pemda
Ombudsman Kepri Umumkan Opini Pelayanan Publik 2025: Pemprov Raih Kualitas Tinggi, Evaluasi Ditekankan pada Unit Bernilai Cukup
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Peran PTPN IV PalmCo dalam Relokasi Warga Batangtoru
Kapolsek Metro Penjaringan Beri Surprise Kepada Jurnalis Jakarta Utara Dalam Hari Pers Nasional Ke- 80
Ketua Media Online Polres Metro Jakarta Utara Apresiasi Kapolres Metro Jakarta Utara Di Momentum HPN 2026
Berita ini 132 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:06 WIB

Pejabat Manajerial dan Non Manajerial Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Pinang Resmi Dilantik

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:54 WIB

Pena Sang Raja di Jantung Perbatasan

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:25 WIB

Polisi Selidiki Pria Yang Ditemukan Meninggal Di Sunter Agung : Tunggu Hasil Visum

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:38 WIB

Ombudsman Kepri Ubah Standar Penilaian: Pengaduan Warga Kini Jadi Tolak Ukur Utama Kinerja Pemda

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:14 WIB

Ombudsman Kepri Umumkan Opini Pelayanan Publik 2025: Pemprov Raih Kualitas Tinggi, Evaluasi Ditekankan pada Unit Bernilai Cukup

Berita Terbaru

Uncategorized

Pemkab Gekar Rakor Tindak Lanjut Rakornas

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:52 WIB