Pj. Bupati Brebes Urip: Pangan Lokal Sangat Variatif dan Nilai Gizinya Tinggi

- Jurnalis

Selasa, 21 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews.com – Brebes.  Pj. Bupati Brebes Urip Sihabudin, SH,. MH melihat bahan pangan lokal sangat variatif dan bernilai gizi tinggi bila dibandingkan dengan pangan impor. Kalau impor, hanya gandum yang kemudian dibuat berbagai macam panganan roti. Sedangkan Brebes memiliki bahan pangan yang variatif, dari beras dan non beras yang bisa diolah menjadi makanan lokal yang bernilai gizi tinggi.

 

Urip menyampaikan hal tersebut usai membuka Gelar Pangan Lokal dalam rangka Hari Pangan Sedunia di halaman kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes, Selasa, (21 /11/ 2023)

 

Ketersediaan pangan lokal yang variatif dan bernilai gizi tinggi sangat mudah didapatkan di Brebes. Ini berarti, generasi Emas Kabupaten Brebes menuju Indonesia Emas 2045 akan dapat terwujud.

 

“Tidak usahlah kita bergantung pada bahan baku impor, makanlah makanan yang berasal dari bahan lokal seperti singkong, jagung, labu dan lain-lain. Snack-snack di berbagai pertemuan rapat juga bisa dibuat dari bahan pangan lokal yang tidak kalah dengan gandum,” ujar Urip.

 

Nasi oke, tapi bisa diganti dengan ketela, jagung, dan karbohidrat lainnya bila sedang ada kenaikan harga. Dengan pembiasaan mengonsumsi bahan pangan lokal, maka ketahanan pangan akan tetap terjaga dan dimulai dari aparatur dan elemen bangsa lainnya.

Baca Juga :  Sekda Amir Minta ICMI Perkuat Industri Halal dan Ekonomi Syariah

 

Berbicara soal beras, kata Urip, di Kabupaten Brebes cukup produksinya, karena dari 675 ribu ton pertahun yang dikonsumsi hanya 35 persen saja. Selebihnya, 65 persen di jual kemana mana tapi pas musim kemarau, di dapur habis berasnya.

 

“Maka saya dan teman-teman di lingkup pertanian, berupaya bagaimana caranya agar masyarakat tetap menyimpan beras walaupun sedikit. Artinya, hasil panen bisa dipilah untuk benih, simpanan makanan dan konsumsi,” pungkas Urip.

 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab Brebes Ir. Yulia Hendrawati, M.Si menjelaskan dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Brebes yang sejahtera dan berdikari, salah satu prioritas pembangunan Jawa Tengah adalah dengan memperkuat pencapaian ketahanan pangan yang diwujudkan dengan kedaulatan pangan, kemandirian pangan serta keamanan pangan.

 

Berdasarkan skor Pola Pangan Harapan (PPH) Kabupaten Brebes Tahun 2022 konsumsi masih didominasi oleh kelompok padi-padian. Dengan rata-rata Konsumsi 343 Gram/Kapita/Hari yang seharusnya 275 Gram/Kapita/Hari, namun untuk kelompok umbi-umbian rata-rata Konsumsi hanya 35 Gram/Kapita/Hari yang seharusnya 110 Gram/Kapita/Hari.

Hingga saat ini, lanjutnya, ketergantungan konsumsi kepada salah satu bahan pangan pokok berpotensi menyebabkan ketahanan pangan di masyarakat bisa terganggu. Upaya diversifikasi pangan melalui pengembangan pangan lokal menjadi penting dilakukan dalam rangka menjaga ketahanan pangan dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Kepala Desa Optimis Pembangunan Jalan Paving Blok Berpengaruh Positif Bagi Masyarakat

 

“Bukan hanya menambah ragam pangan namun juga sebagai daya ungkit ekonomi bagi petani Kabupaten Brebes,” tuturnya.

 

Kata Yuli, Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Kabupaten Brebes Tahun 2023 melalui Gelar Pangan Lokal bertujuan antara Sosialisasi Surat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 965/2688 tentang Pemanfaatan Pangan Lokal pada Konsumsi Rapat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Dan Surat Edaran Bupati Brebes Nomor B/510/0700/11/2023 Tentang Gerakan Konsumsi Pangan Lokal, dimana Setiap Pertemuan/rapat, dan kunjungan kerja lapangan menyajikan snack dan makanan berbahan baku lokal non beras non terigu.

 

Juga mengurangi ketergantungan konsumsi masyarakat terhadap Beras dan Terigu dan peningkatan kualitas konsumsi pangan yang Beragam Bergizi Seimbang dan Aman berbasis sumberdaya lokal. Selanjutnya, mendorong kreativitas dan inovasi potensi olahan pangan lokal yang bernilai komersial dari UMKM Katering dan Edukasi penganekaragaman konsumsi pangan lokal non beras non terigu sebagai diversifikasi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA) untuk mewujudkan generasi yang sehat, aktif, dan produktif. Sekaligus promosi edukasi kepada siswa sekolah tentang pentingnya konsumsi pangan yang berbasis B2SA.

( Fe / red  )

Berita Terkait

Kapolres Lebak Bagikan Bansos Dan Resmikan Bedah Rumah Bantuan Kapolda Banten Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke 78
Komitmen pelaksanaan Smart City Kab Tegal di evaluasi Kemen Kominfo RI
Lapas Kelas IIB Slawi Gelar Panen Hasil Program Pembinaan Kemandirian
Kopda Adrianto Babinsa Koramil 0602-09/Cikeusal Dampingi Giat Posyandu Berikan PMT Untuk Anak Balita
Pameran Flora dan Fauna Ramaikan Taman Bungah Slawi pada Puncak Peringatan HLH Tahun 2024
Babinsa Koramil 0602-12/Ciomas Hadiri Pelantikan Pantarlih Pilkada Tahun 2024
Miris!!! Taman Kota Kayuagung Terbengkalai, Fasilitas Rusak. Seperti hutan
Tamtama Angkatan 2003 Pertama Adakan Reuni Ke 21 Serta Santunan Anak Yatim
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 16:27 WIB

Kapolres Lebak Bagikan Bansos Dan Resmikan Bedah Rumah Bantuan Kapolda Banten Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke 78

Selasa, 25 Juni 2024 - 14:12 WIB

Komitmen pelaksanaan Smart City Kab Tegal di evaluasi Kemen Kominfo RI

Selasa, 25 Juni 2024 - 13:59 WIB

Lapas Kelas IIB Slawi Gelar Panen Hasil Program Pembinaan Kemandirian

Senin, 24 Juni 2024 - 18:31 WIB

Kopda Adrianto Babinsa Koramil 0602-09/Cikeusal Dampingi Giat Posyandu Berikan PMT Untuk Anak Balita

Senin, 24 Juni 2024 - 15:48 WIB

Pameran Flora dan Fauna Ramaikan Taman Bungah Slawi pada Puncak Peringatan HLH Tahun 2024

Senin, 24 Juni 2024 - 12:14 WIB

Babinsa Koramil 0602-12/Ciomas Hadiri Pelantikan Pantarlih Pilkada Tahun 2024

Senin, 24 Juni 2024 - 10:30 WIB

Miris!!! Taman Kota Kayuagung Terbengkalai, Fasilitas Rusak. Seperti hutan

Minggu, 23 Juni 2024 - 20:19 WIB

Tamtama Angkatan 2003 Pertama Adakan Reuni Ke 21 Serta Santunan Anak Yatim

Berita Terbaru