BENTUK PEMBINAAN KEMANDIRIAN DI LAPAS CILEGON: KEAHLIAN MULTISEKTOR UNTUK MENCIPTAKAN WARGA BINAAN MANDIRI

- Jurnalis

Jumat, 17 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cilegon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon terus berkomitmen dalam memberikan pembinaan kepada warga binaan, tidak hanya sebatas pemasyarakatan, namun juga dalam pengembangan keahlian yang dapat meningkatkan kemandirian mereka. Salah satu langkah konkrit yang diambil adalah dengan mengintegrasikan kegiatan sehari-hari seperti pangkas rambut, kerajinan dari kayu, menjahit, hingga memasak (kuliner) sebagai bentuk pembinaan kemandirian, Jum’at (17/11).

 

Pembinaan kemandirian menjadi landasan utama dalam program rehabilitasi di Lapas Kelas IIA Cilegon. Salah satu inovasi yang mencolok adalah pelibatan warga binaan dalam kegiatan pangkas rambut. Beberapa tahanan yang memiliki keahlian sebagai tukang cukur memberikan pelayanan pangkas rambut kepada sesama rekan mereka. Kegiatan ini bukan hanya menciptakan kemandirian dalam hal kebersihan pribadi, tetapi juga memberikan keterampilan yang dapat diaplikasikan di luar tembok penjara.

 

Sektor kerajinan dari kayu menjadi bagian integral dalam pembinaan kemandirian. Lapas Kelas IIA Cilegon memiliki fasilitas kerja kayu yang lengkap, memungkinkan warga binaan untuk belajar dan mengembangkan keahlian mereka dalam membuat berbagai produk kayu. Dari kursi hingga hiasan dinding, produk-produk ini bukan hanya menjadi hasil karya kreatif, tetapi juga menjadi modal usaha ketika mereka kembali ke masyarakat.

Baca Juga :  Cahaya Melayu Berdebar di Dada, Warisan Budaya Terus Menyala

 

Selain itu, program menjahit juga turut meramaikan inisiatif pembinaan. Warga binaan yang tertarik dalam dunia menjahit diberikan pelatihan dan bimbingan oleh para ahli. Mereka tidak hanya mendapatkan keahlian baru, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memperoleh penghasilan melalui hasil karya mereka. Lapas Kelas IIA Cilegon percaya bahwa dengan memberikan keahlian ini, warga binaan dapat lebih mudah diterima di tengah-tengah masyarakat setelah bebas.

 

Tak ketinggalan, program memasak kuliner juga menjadi fokus utama. Para tahanan yang memiliki bakat dalam memasak diberikan pelatihan untuk meningkatkan keahlian kuliner mereka. Beberapa di antara mereka bahkan mendapatkan kesempatan untuk mengelola kantin di dalam Lapas, menciptakan suasana yang mendukung dan produktif.

Baca Juga :  Bupati Tarmizi dan Wakil Tinjau Gerai Pusat Souvenir Kahas Aceh Barat

 

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Cilegon, Yosafat Rizanto, mengungkapkan, Melalui program ini, kami tidak hanya memberikan hukuman, tetapi juga membuka peluang baru bagi warga binaan untuk tumbuh dan berkembang.

 

“Kami percaya bahwa pembinaan kemandirian melalui keahlian multisektor dapat menciptakan perubahan positif yang lebih baik, bukan hanya bagi mereka di dalam penjara, tetapi juga bagi masyarakat di luar sana,” ujarnya.

 

Program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Cilegon ini menunjukkan bahwa upaya pemberdayaan dan pengembangan kemandirian warga binaan tidak hanya menciptakan dampak positif di dalam lapas, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas ketika mereka kembali ke tengah-tengah masyarakat setelah menjalani hukuman.

Berita Terkait

Pemkab Aceh Barat Bantu Pemulangan Korban Scam Penipuan Kerja di Kamboja, Warga Pasi Pinang
Bupati Tarmizi dan Wakil Kukuhkan Paskibraka Persiapan Upacara HUT RI Ke-81
Diduga Pihak Pihak Yang Berwenang Amankan Penambang Pasir Ilegal Tutup Mata , Ada Apa????
Dari Tanjung Bintang Desa Serdang Kavlingan Dusun 1A, Kak Gufron WAKORNAS TRCPPA INDONESIA Serukan Kekompakan Kebersamaan dan Gotong Royong di HUT ke-81 RI
Pemkab Aceh Barat Bekerjasama Dengan Smile Train Gelar Operasi Bibir Sumbing
Dividen Bank Aceh untuk Aceh Timur Rp1,018 Miliar, Bupati Al- Farlaky Minta Kontribusi Terus Ditingkatkan
Bupati Aceh Barat diwakili oleh Plt Sekda, Dr Ir Kurdi, S.T., M.T. M.H Membuka Seminar Simposium
Merawat Damai dari Peureulak: Doa, Santunan, dan Pesan Antiprovokasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Pemkab Aceh Barat Bantu Pemulangan Korban Scam Penipuan Kerja di Kamboja, Warga Pasi Pinang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Bupati Tarmizi dan Wakil Kukuhkan Paskibraka Persiapan Upacara HUT RI Ke-81

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Diduga Pihak Pihak Yang Berwenang Amankan Penambang Pasir Ilegal Tutup Mata , Ada Apa????

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Dari Tanjung Bintang Desa Serdang Kavlingan Dusun 1A, Kak Gufron WAKORNAS TRCPPA INDONESIA Serukan Kekompakan Kebersamaan dan Gotong Royong di HUT ke-81 RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Pemkab Aceh Barat Bekerjasama Dengan Smile Train Gelar Operasi Bibir Sumbing

Berita Terbaru