Polda Kepri Terima Penghargaan dan Pin Emas Dari Mentri ATR/KEPALA BPN RI

- Jurnalis

Senin, 13 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

www.purnamanews.com|Batam Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan di Hotel Grand Mercure Kemayoran – Jakarta Pusat. Acara ini resmi dibuka oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto, pada Rabu (08/11/2023).

Dalam sambutannya Hadi Tjahjanto menjelaskan, pemberantasan mafia tanah mendapat perhatian khusus dari Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo.

“Ketika saya dilantik menjadi Menteri ATR/BPN, Bapak Presiden memberikan tiga tugas utama kepada saya, salah satunya adalah percepatan penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan, termasuk pemberantasan mafia tanah,” Ujar Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto.

Menteri ATR/Kepala BPN menjelaskan, berbagai upaya telah dilakukan oleh Kementerian ATR/BPN untuk memberantas mafia tanah.

“Sejak 2018, Kementerian ATR/BPN telah menjalin kerja sama dengan Kepolisian RI dan Kejaksaan Agung RI melalui Nota Kesepahaman Bersama.

Kemudian dibentuklah Satgas (satuan tugas, red) Mafia Tanah yang bertugas mengungkap adanya kejahatan pertanahan yang dilakukan oleh mafia tanah,” jelasnya.

Baca Juga :  TKSK Kecamatan Baradatu Serahkan Bantuan Kursi Roda pada Warga Disbalitas

Menteri ATR/Kepala BPN juga berkata, berkat sinergi dan kolaborasi yang baik antara Kementerian ATR/BPN dengan Kepolisian dan Kejaksaan, serta partisipasi aktif masyarakat, Kementerian ATR/BPN dapat menyelesaikan kasus-kasus pertanahan.

“Ditahun 2023, 62 kasus dari 86 kasus yang menjadi target operasi mafia tanah, telah berhasil diselesaikan dan telah ditetapkan sebanyak 159 tersangka,” terang Ujar Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto.

Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, Iljas Tedjo Prijono menjelaskan, tujuan diadakan rapat koordinasi ini adalah untuk mengetahui perkembangan kasus dan sengketa pertanahan, termasuk kendala yang dihadapi.

“Sehingga, kita bisa menentukan bagaimana bentuk penyelesaian penanganan kasus pertanahan,” Ungkapnya

Dalam kegiatan ini juga diselenggarakan penyerahan Piagam Penghargaan dan Pin Emas kepada 14 perwakilan Provinsi yang memenuhi kualifikasi penanganan konflik pertanahan.

Provinsi tersebut antara lain Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Brebes Akan Memiliki Tiga Jembatan Gantung Merah Putih

Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., yang hadir sebagai perwakilan dari Bapak Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si., menyatakan “Penghargaan ini tidak hanya menjadi kehormatan bagi Bapak Kapolda Kepri yang menerimanya, tetapi juga kebanggaan bagi kita semua, terutama Polda Kepri sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kedaulatan negara di sektor pertanahan,” Ucap Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H.

Wakapolda Kepri juga memberikan penekanan pada peran penting masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan mafia tanah dan menjaga integritas sektor pertanahan.

“Melalui kerja sama yang baik antara lembaga pemerintah, kepolisian, dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan pemberantasan mafia tanah dapat terus diperkuat.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antar instansi mampu mencapai hasil positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di sektor pertanahan,” Tutup Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H.

 

Berita Terkait

Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polres Brebes Dan Banyumas Siapkan Rekayasa Lalulintas
BERITA BAIK DARI BALIK JERUJI, 1.463 NARAPIDANA DIUSULKAN UNTUK MENDAPATKAN REMISI KHUSUS HARI RAYA IDUL FITRI DI LAPAS KELAS IIA CILEGON.
Jalur Mudik Selatan Brebes Padat, Kapolres Pimpin Rekayasa Lalulintas
Akibat Pohon tumbang arus lintas Sumatra terganggu, TRC RAPI Way Kanan dan Masyarakat Sigap Membersihkan Pohon yang tumbang
APEL SIAGA 3+1 (Berantas Halinar) BERSAMA APH TAHUN 2024
3.842 Botol Miras Dan Puluhan Ribu Petasan, Dimusnahkan Polres Brebes Hasil Operasi Pekat Candi 2024
RAMADAN DI BALIK JERUJI, KUMPUL BERSAMA NARAPIDANA DAN KELUARGA DALAM KUNJUNGAN DAN BUKA PUASA PENUH KEHANGATAN
Polres Brebes Gelar Simulasi Dan Sosialisasi Sistem One Way Lokal Di Jalur Tengah
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 16:22 WIB

Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polres Brebes Dan Banyumas Siapkan Rekayasa Lalulintas

Rabu, 10 April 2024 - 16:49 WIB

BERITA BAIK DARI BALIK JERUJI, 1.463 NARAPIDANA DIUSULKAN UNTUK MENDAPATKAN REMISI KHUSUS HARI RAYA IDUL FITRI DI LAPAS KELAS IIA CILEGON.

Senin, 8 April 2024 - 08:22 WIB

Jalur Mudik Selatan Brebes Padat, Kapolres Pimpin Rekayasa Lalulintas

Minggu, 7 April 2024 - 17:42 WIB

Akibat Pohon tumbang arus lintas Sumatra terganggu, TRC RAPI Way Kanan dan Masyarakat Sigap Membersihkan Pohon yang tumbang

Jumat, 5 April 2024 - 17:38 WIB

APEL SIAGA 3+1 (Berantas Halinar) BERSAMA APH TAHUN 2024

Kamis, 4 April 2024 - 11:54 WIB

3.842 Botol Miras Dan Puluhan Ribu Petasan, Dimusnahkan Polres Brebes Hasil Operasi Pekat Candi 2024

Rabu, 3 April 2024 - 19:02 WIB

RAMADAN DI BALIK JERUJI, KUMPUL BERSAMA NARAPIDANA DAN KELUARGA DALAM KUNJUNGAN DAN BUKA PUASA PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 April 2024 - 15:31 WIB

Polres Brebes Gelar Simulasi Dan Sosialisasi Sistem One Way Lokal Di Jalur Tengah

Berita Terbaru