Tarian Rateub Meseukat Kabupaten Nagan Raya keluar sebagai Penyaji Terbaik pada Lomba Tari Tradisional, Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8

- Jurnalis

Sabtu, 11 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews.com, Banda Aceh – Kontingen Tarian Rateub Meseukat Kabupaten Nagan Raya keluar sebagai Penyaji Terbaik pada Lomba Tari Tradisional, Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 yang digelar di Indoor Taman Budaya Kota Banda Aceh.

 

Hal ini diketahui, setelah panitia penyelenggara mengumumkan hasilnya setelah kegiatan tersebut selesai dilaksanakan pada Jum’at (10/11/2023) malam.

 

Sesuai jadwal, kegiatan lomba Tari Tradisional itu, digelar selama dua hari mulai tanggal 9 -10 November 2023 dan diikuti 23 kabupaten/kota di Aceh.

 

Perwakilan tari tradisional Nagan Raya sendiri yang tampil pada ajang itu, berasal dari Sanggar Seni Mahkota Sakti, Gampong Ujong Patihah Kecamatan Kuala Kabupaten setempat. Dibawah pimpinan Syeh Ida Nurmawan, S.Pd.

 

Syeh tari rateb meuseukat yang kesehariannya berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Suka Makmue dan juga memiliki usaha Make Up Pengantin, berhasil membawa anggotanya menjadi salah satu tim yang keluar sebagai juara.

Pada kesempatan itu, Ketua Bidang Kesenian, Rahmatullah, S.STP., M.Si, melalui anggotanya, Syeh Safari menjelaskan, tari rateb meuseukat  Nagan Raya keluar sebagai salah satu penyaji terbaik kelima, setelah tampil di indoor taman budaya.

 

“Alhamdulilah berkat kekompakan tim dan doa dari masyarakat Nagan Raya, tim rateub meuseukat kita menjadi salah satu tim penyaji terbaik kelima,” ujar Safari.

Baca Juga :  Diskoninfotik Nagan Raya Raih Terbaik II Kategori Kinerja Perencanaan dan Pembangunan Tingkat OPD

 

Safari berharap, semoga kedepan tim Rateb Meusekat Nagan Raya dapat lebih meningkatkan lagi prestasinya terutama dalam bidang seni budaya.

 

“Maka dari itu, perlu kekompakan dan solidaritas dalam tim untuk mencapai semua peraihan yang terbaik guna membawa nama Nagan lebih baik lagi kedepannya,” ucap Safari.

 

Lebih lanjut, Safari menyampaikan, atas keberhasilan keluar sebagai tim Penyaji Terbaik, maka group kesenian tari Ratep Meuseukat Kabupaten Nagan Raya, diberikan uang pembinaan sebesar Rp. 7 juta rupiah dari panitia penyelenggara.

 

Pada kesempatan itu, Syeh Safari yang juga kenal sebagai Cahi Rapai Saman dan Seudati di Nagan Raya, juga mencerikatan filosofi singkat Tari Rateb Meusekat. Ia menyebutkan tari Rateb Meusekat ini adalah salah satu tari yang berasal dari Kabupaten Nagan Raya dan masih ditarikan sampai dengan sekarang.

 

Ia juga menyampaikan tari tradisional ini, berasal dari dua suku kata yaitu Ratep dan Meusekat, Rateb dalam bahasa Aceh dapat diartikan berzikir atau berdoa kepada Allah SWT, sedangkan kata Meusekat berasal dari kata Sakat yang dapat diartikan dalam Bahasa Aceh diam atau khusu’k.

Baca Juga :  Diskoninfotik Nagan Raya Raih Terbaik II Kategori Kinerja Perencanaan dan Pembangunan Tingkat OPD

 

“Jadi dapat dikatakan tari Ratep Meusekat bermakna kegiatan berdzikir yang dilakukan dengan khusyuk,” ujar Syeh Safari.

 

Selain itu, Syeh Safari juga mengungkapkan, bahwa dalam gerakan dan gaya dari Tari Rateb Meseukat diciptakan oleh Teungku Abdurrahim alias Habib Seunagan Nagan Raya, sedangkan yang menciptakan Syairnya adalah Teungku Chik di Kila, seorang ulama asal Seunagan yang hidup pada abad ke-19.

 

“Syair yang terdapat dalam tarian ini berisikan pujian dan sanjungan kepada Allah dan kepada Nabi Muhammad SAW dan dimainkan beberapa perempuan yang menggunakan pakaian adat Aceh,” terangnya.

 

Dikatakan, Kesenian ini juga sudah menjadi sebuah pertunjukan megah dan menarik untuk disaksikan keselarasan nada, syair serta gerakan menjadi kunci terbaik dalam melakukan berbagai gerakannya.

 

Sementara itu, di panggung utama Taman Sulthanah Safiatuddin Kota Banda Aceh pada hari yang sama Kontingen Nagan Raya juga mengikuti lomba Musik Tradisional dari Gruop Sanggar Rameune asuhan Disbudparpora setempat.

 

Sesuai jadwal, kegiatan Musik Tradisional itu, diselenggarakan selama tiga hari yakni mulai tanggal 9-11 November 2023 dan diikuti 16 kabupaten/kota di Aceh.

Berita Terkait

Diskoninfotik Nagan Raya Raih Terbaik II Kategori Kinerja Perencanaan dan Pembangunan Tingkat OPD
ASN Dan SKPK Kabupaten/Kota Mengikuti Pelatihan Jurnalistik
Jalan Seumantok Rusak Parah Akibat Banjir, T Muhammad Arfan Tinjau Langsung ke Lokasi
Pemkab Nagan Raya Tanda Tangan Dana Hibah Anggaran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati
Pemkab Nagan Raya Melalui Disdik Apresiasi Bunda PAUD
P.J Bupati Aceh Barat terima Kunker Kepala BNN Provinsi Aceh
Pemkab Nagan Raya Terima penghargaan Award Desa Bebas Stunting dari Kementerian Desa
Sukseskan Open Turnamen Muaythai Se – Aceh Piala Dandim 0105/Abar, Prajurit TNI dan Pengcab Muaythai Aceh Barat Melakukan Persiapan Matangkan Tempat
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Maret 2024 - 08:18 WIB

Diskoninfotik Nagan Raya Raih Terbaik II Kategori Kinerja Perencanaan dan Pembangunan Tingkat OPD

Jumat, 1 Desember 2023 - 15:39 WIB

ASN Dan SKPK Kabupaten/Kota Mengikuti Pelatihan Jurnalistik

Rabu, 22 November 2023 - 14:13 WIB

Jalan Seumantok Rusak Parah Akibat Banjir, T Muhammad Arfan Tinjau Langsung ke Lokasi

Senin, 20 November 2023 - 17:40 WIB

Pemkab Nagan Raya Tanda Tangan Dana Hibah Anggaran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati

Minggu, 19 November 2023 - 21:04 WIB

Pemkab Nagan Raya Melalui Disdik Apresiasi Bunda PAUD

Jumat, 17 November 2023 - 11:08 WIB

P.J Bupati Aceh Barat terima Kunker Kepala BNN Provinsi Aceh

Selasa, 14 November 2023 - 16:00 WIB

Pemkab Nagan Raya Terima penghargaan Award Desa Bebas Stunting dari Kementerian Desa

Selasa, 14 November 2023 - 09:34 WIB

Sukseskan Open Turnamen Muaythai Se – Aceh Piala Dandim 0105/Abar, Prajurit TNI dan Pengcab Muaythai Aceh Barat Melakukan Persiapan Matangkan Tempat

Berita Terbaru

TNI Dan Polri

Bocah Kehilangan HP Di Ancol Diganti Polisi

Senin, 15 Apr 2024 - 19:14 WIB