Hindari Pelanggaran, Begini Tips PLN untuk Pemakaian Listrik Secara Benar

- Jurnalis

Sabtu, 21 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

www.purnamanews.com|Jakarta PT PLN Persero mengimbau seluruh pelanggan untuk menggunakan listrik secara benar demi kenyamanan dan terhindar dari pelanggaran pemakaian listrik.

Untuk itu, PLN memberikan tips untuk mengenali jenis-jenis pelanggaran dalam pemakaian listrik agar terhindar dari sanksi/denda sesuai perjanjian jual beli tenaga listrik. Jakarta, 20 Oktober 2023

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN, Gregorius Adi Trianto menjelaskan, secara umum terdapat tiga jenis tagihan pelanggan, yakni tagihan pemakaian listrik bulanan, tagihan susulan dikarenakan kelainan pengukuran dan tagihan susulan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL).

“Tagihan penggunaan listrik pasca bayar dihitung berdasarkan penggunaan listrik secara bulanan, di mana pelanggan akan membayar di akhir periode pemakaian listrik. Sementara pelanggan prabayar membayar sesuai kebutuhan di awal pemakaian,” kata Gregorius.

Untuk tagihan susulan akibat kelainan pengukuran pemakaian listrik, terjadi bila ada kerusakan pada kWh meter PLN. Sehingga pemakaian listrik yang tidak terukur akan ditagihkan.

Selain itu, terdapat pula tagihan susulan P2TL karena ditemukannya pelanggaran pemakaian tenaga listrik di sisi pelanggan.

“PLN secara rutin melakukan penertiban P2TL untuk memastikan kWh meter berfungsi baik, selain itu petugas P2TL juga akan melakukan pemeriksaan terhadap jaringan listrik PLN yang menuju rumah serta pemakaian listrik pelanggan itu sendiri,” tambahnya.

Baca Juga :  Menjelang Mudik Lebaran 2024, Sat Reskrim Polres Brebes Datangi Sejumlah SPBU, Dalam Rangka Mengecekan Stok BBM Serta Akurasi Takaran.

Gregorius juga menjelaskan, terdapat 4 (empat) jenis golongan pelanggaran pemakaian listrik. Pertama, Pelanggaran Golongan I (P-I) yaitu pelanggaran yang memengaruhi batas daya, seperti memperbesar ukuran _Miniature Circuit Breaker_ (MCB) pada meteran listrik sehingga daya listrik pelanggan lebih besar dibanding dengan daya langganannya.

Kedua, pelanggaran Golongan II (P-II), yaitu pelanggaran yang memengaruhi pengukuran listrik pada kWh meter, seperti memperlambat putaran meteran.

Ketiga, pelanggaran golongan III (P-III) yaitu pelanggaran yang memengaruhi batas daya dan pengukuran energi.

Sebagai contoh, menyambung langsung ke instalasi pelanggan tanpa melalui pengukuran dan tanpa pembatas daya.

Terakhir, pelanggaran golongan IV (P-IV) yaitu pelanggaran yang dilakukan oleh bukan pelanggan.

Contohnya, mengambil listrik srcara langsung dari jaringan PLN secara tidak sah (_nyantol_) untuk keperluan yang tidak teregister ke PLN.

Gregorius pun mengimbau agar pelanggan selalu mengajukan secara resmi kepada PLN jika ada kebutuhan layanan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile.

Dirinya menjelaskan, bahaya dari menggunakan listrik secara tidak sah berpotensi menimbulkan risiko terjadinya bahaya kelistrikan, seperti korsleting dan kebakaran.

Setelah pelanggan mengajukan secara resmi, maka petugas PLN akan menindaklanjuti dengan melakukan survei ke lokasi pelanggan untuk menindaklanjuti setiap layanan yang dibutuhkan.

Baca Juga :  Fraksi DPRD Kepri Sampaikan Pandum Terhadap Ranperda Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana

Setiap biaya yang timbul dari layanan kelistrikan hanya bisa dibayar melalui saluran pembayaran resmi PLN, seperti PLN Mobile, _Payment Point Online Bank_ (PPOB), dan _marketplace_.

“Kami mengajak seluruh pelanggan bersama dengan PLN menjaga kWh Meter dan jika ada kendala atau gangguan segera laporkan melalui PLN Mobile yang sudah menyediakan berbagai fitur layanan dengan mudah,” jelas Gregorius.

Gregorius juga menambahkan, untuk perhitungan biaya denda atau tagihan susulan akibat temuan saat pemeriksaan P2TL, dihitung berdasarkan jenis tarif, daya terpasang dan jenis pelanggarannya.

Narahubung
Grahita Muhammad
Vice President Komunikasi Korporat PLN
Tlp. 021 7261122
Facs. 021 7227059

Sekilas Tentang PLN_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi.

PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore._ (Tim)

Berita Terkait

Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polres Brebes Dan Banyumas Siapkan Rekayasa Lalulintas
BERITA BAIK DARI BALIK JERUJI, 1.463 NARAPIDANA DIUSULKAN UNTUK MENDAPATKAN REMISI KHUSUS HARI RAYA IDUL FITRI DI LAPAS KELAS IIA CILEGON.
Jalur Mudik Selatan Brebes Padat, Kapolres Pimpin Rekayasa Lalulintas
Akibat Pohon tumbang arus lintas Sumatra terganggu, TRC RAPI Way Kanan dan Masyarakat Sigap Membersihkan Pohon yang tumbang
APEL SIAGA 3+1 (Berantas Halinar) BERSAMA APH TAHUN 2024
3.842 Botol Miras Dan Puluhan Ribu Petasan, Dimusnahkan Polres Brebes Hasil Operasi Pekat Candi 2024
RAMADAN DI BALIK JERUJI, KUMPUL BERSAMA NARAPIDANA DAN KELUARGA DALAM KUNJUNGAN DAN BUKA PUASA PENUH KEHANGATAN
Polres Brebes Gelar Simulasi Dan Sosialisasi Sistem One Way Lokal Di Jalur Tengah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 16:22 WIB

Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polres Brebes Dan Banyumas Siapkan Rekayasa Lalulintas

Rabu, 10 April 2024 - 16:49 WIB

BERITA BAIK DARI BALIK JERUJI, 1.463 NARAPIDANA DIUSULKAN UNTUK MENDAPATKAN REMISI KHUSUS HARI RAYA IDUL FITRI DI LAPAS KELAS IIA CILEGON.

Senin, 8 April 2024 - 08:22 WIB

Jalur Mudik Selatan Brebes Padat, Kapolres Pimpin Rekayasa Lalulintas

Minggu, 7 April 2024 - 17:42 WIB

Akibat Pohon tumbang arus lintas Sumatra terganggu, TRC RAPI Way Kanan dan Masyarakat Sigap Membersihkan Pohon yang tumbang

Jumat, 5 April 2024 - 17:38 WIB

APEL SIAGA 3+1 (Berantas Halinar) BERSAMA APH TAHUN 2024

Kamis, 4 April 2024 - 11:54 WIB

3.842 Botol Miras Dan Puluhan Ribu Petasan, Dimusnahkan Polres Brebes Hasil Operasi Pekat Candi 2024

Rabu, 3 April 2024 - 19:02 WIB

RAMADAN DI BALIK JERUJI, KUMPUL BERSAMA NARAPIDANA DAN KELUARGA DALAM KUNJUNGAN DAN BUKA PUASA PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 April 2024 - 15:31 WIB

Polres Brebes Gelar Simulasi Dan Sosialisasi Sistem One Way Lokal Di Jalur Tengah

Berita Terbaru

TNI Dan Polri

Bocah Kehilangan HP Di Ancol Diganti Polisi

Senin, 15 Apr 2024 - 19:14 WIB