BENTUK KEPEDULIAN TERHADAP WARGA BINAAN, LAPAS CILEGON BEKERJASAMA DENGAN DOMPET DHUAFA LAKUKAN PENGHAPUSAN TATO GRATIS

- Jurnalis

Jumat, 20 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cilegon, INFO_PASS –  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, dengan kerjasama yang luar biasa dengan yayasan sosial Dompet Dhuafa, telah melaksanakan program kemanusiaan yang luar biasa dengan menghapuskan tato dari warga binaan sebagai bagian dari upaya rehabilitasi dan reintegrasi mereka ke dalam masyarakat, kamis (19/10) siang.

 

Program penghapusan tato gratis ini merupakan tindakan nyata dalam membantu warga binaan mengatasi penghalang sosial yang sering muncul ketika mereka mencoba untuk memulai kembali hidup mereka setelah masa tahanan. Tato-tato yang sering kali terkait dengan masa lalu kriminal mereka dapat menjadi stigma yang mempersulit peluang pekerjaan, reintegrasi, dan kesejahteraan mereka di masyarakat.

 

Dompet Dhuafa yang menggandeng Klinik Zara dari Kota Bogor ini telah sukses menangani 50 (lima puluh) warga binaan. Mereka antusias beramai-ramai ingin menghapus tato di badan mereka, karena tato selalu dikaitkan dengan simbol-simbol yang berhubungan dengan kriminalitas, gang atau kelompok tertentu, serta tato yang mungkin mengandung makna negatif atau tidak pantas. Proses penghapusan tato ini diharapkan akan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi narapidana untuk memulai kembali hidup mereka dengan tanpa stigma masa lalu.

 

Ditemui diruangan kerjanya, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (KAalapas) Kelas IIA Cilegon, Enjat Lukmanul Hakim, mengatakan kami berkomitmen untuk membantu mereka yang membutuhkan, telah memberikan dukungan dalam bentuk peralatan medis dan ahli bedah untuk melaksanakan prosedur penghapusan tato. Tindakan ini dijalankan dengan mengutamakan keamanan dan kesejahteraan warga binaan, dan mereka juga mendapatkan konseling untuk membantu mengatasi konsekuensi emosional yang mungkin muncul selama proses ini.

Baca Juga :  PENUHI HAK WARGABINAAN, LAPAS CILEGON BAGIKAN KEBUTUHAN DASAR KEPADA SELURUH WBP

 

“Program ini mencerminkan bahwa rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan bukanlah tugas yang bisa dilakukan oleh satu pihak, tetapi memerlukan kerja sama antara lembaga pemasyarakatan, organisasi sosial, dan masyarakat. Dalam upaya memperbaiki hidup para narapidana, kita perlu menjunjung tinggi nilai-nilai kepedulian, keadilan, dan empati,” pungkasnya.

 

Program ini mencerminkan bahwa rehabilitasi dan reintegrasi sosial narapidana bukanlah tugas yang bisa dilakukan oleh satu pihak, tetapi memerlukan kerja sama antara lembaga pemasyarakatan dan organisasi sosial. Dalam upaya memperbaiki hidup para narapidana, kita perlu menjunjung tinggi nilai-nilai kepedulian, keadilan, dan empati.

BENTUK KEPEDULIAN TERHADAP WARGA BINAAN, LAPAS CILEGON BEKERJASAMA DENGAN DOMPET DHUAFA LAKUKAN PENGHAPUSAN TATO GRATIS

Cilegon, INFO_PASS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, dengan kerjasama yang luar biasa dengan yayasan sosial Dompet Dhuafa, telah melaksanakan program kemanusiaan yang luar biasa dengan menghapuskan tato dari warga binaan sebagai bagian dari upaya rehabilitasi dan reintegrasi mereka ke dalam masyarakat, kamis (19/10) siang.

Program penghapusan tato gratis ini merupakan tindakan nyata dalam membantu warga binaan mengatasi penghalang sosial yang sering muncul ketika mereka mencoba untuk memulai kembali hidup mereka setelah masa tahanan. Tato-tato yang sering kali terkait dengan masa lalu kriminal mereka dapat menjadi stigma yang mempersulit peluang pekerjaan, reintegrasi, dan kesejahteraan mereka di masyarakat.

Dompet Dhuafa yang menggandeng Klinik Zara dari Kota Bogor ini telah sukses menangani 50 (lima puluh) warga binaan. Mereka antusias beramai-ramai ingin menghapus tato di badan mereka, karena tato selalu dikaitkan dengan simbol-simbol yang berhubungan dengan kriminalitas, gang atau kelompok tertentu, serta tato yang mungkin mengandung makna negatif atau tidak pantas. Proses penghapusan tato ini diharapkan akan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi narapidana untuk memulai kembali hidup mereka dengan tanpa stigma masa lalu.

Baca Juga :  Polres Brebes Menggelar Doa Bersama Lintas Agama, Wujudkan Keamanan Dan Kedamaian Negeri

Ditemui diruangan kerjanya, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (KAalapas) Kelas IIA Cilegon, Enjat Lukmanul Hakim, mengatakan kami berkomitmen untuk membantu mereka yang membutuhkan, telah memberikan dukungan dalam bentuk peralatan medis dan ahli bedah untuk melaksanakan prosedur penghapusan tato. Tindakan ini dijalankan dengan mengutamakan keamanan dan kesejahteraan warga binaan, dan mereka juga mendapatkan konseling untuk membantu mengatasi konsekuensi emosional yang mungkin muncul selama proses ini.

“Program ini mencerminkan bahwa rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan bukanlah tugas yang bisa dilakukan oleh satu pihak, tetapi memerlukan kerja sama antara lembaga pemasyarakatan, organisasi sosial, dan masyarakat. Dalam upaya memperbaiki hidup para narapidana, kita perlu menjunjung tinggi nilai-nilai kepedulian, keadilan, dan empati,” pungkasnya.

Program ini mencerminkan bahwa rehabilitasi dan reintegrasi sosial narapidana bukanlah tugas yang bisa dilakukan oleh satu pihak, tetapi memerlukan kerja sama antara lembaga pemasyarakatan dan organisasi sosial. Dalam upaya memperbaiki hidup para narapidana, kita perlu menjunjung tinggi nilai-nilai kepedulian, keadilan, dan empati.

Berita Terkait

Diduga Mempersulit Menggunakan Mobil Siaga Desa, Sejumlah Warga Kaligangsa Kulon Brebes Kecewa.
Balon Wawako Ariayanto Jogkem Temui PPP Kota Jogya
Begini Kata Ariyanto Soal Potensi Kota Jogja Sebagai Wisata Kelas Dunia
Polres Brebes Kerahkan Ratusan Personel Untuk Pengamanan Pemberangkatan Calon Haji 2024.
Gawat diduga kepsek dan ketua komite SDN 2 Kertosari tidak paham Permendikbud no 75 tahun 2016 tentang komite
STRATEGI INOVATIF DALAM RAPAT DILKUMJAKPOL PLUS 2024, MENGATASI OVERCROWDING DI LAPAS/RUTAN WILAYAH BANTEN.
PDAM Tirtamarta Luncurkan Buku Tirtamarta Satu Abad Melayani Rakyat
Warga Kaligangsa Kulon Brebes Protes, 2 RT Tak Pernah Mendapatkan Perbaikan Jalan Gang Selama 2 Tahun Lebih.
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 13:36 WIB

Diduga Mempersulit Menggunakan Mobil Siaga Desa, Sejumlah Warga Kaligangsa Kulon Brebes Kecewa.

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:58 WIB

Balon Wawako Ariayanto Jogkem Temui PPP Kota Jogya

Jumat, 17 Mei 2024 - 16:35 WIB

Begini Kata Ariyanto Soal Potensi Kota Jogja Sebagai Wisata Kelas Dunia

Jumat, 17 Mei 2024 - 11:00 WIB

Polres Brebes Kerahkan Ratusan Personel Untuk Pengamanan Pemberangkatan Calon Haji 2024.

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:22 WIB

Gawat diduga kepsek dan ketua komite SDN 2 Kertosari tidak paham Permendikbud no 75 tahun 2016 tentang komite

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:37 WIB

STRATEGI INOVATIF DALAM RAPAT DILKUMJAKPOL PLUS 2024, MENGATASI OVERCROWDING DI LAPAS/RUTAN WILAYAH BANTEN.

Kamis, 16 Mei 2024 - 11:19 WIB

PDAM Tirtamarta Luncurkan Buku Tirtamarta Satu Abad Melayani Rakyat

Kamis, 16 Mei 2024 - 10:43 WIB

Warga Kaligangsa Kulon Brebes Protes, 2 RT Tak Pernah Mendapatkan Perbaikan Jalan Gang Selama 2 Tahun Lebih.

Berita Terbaru

TNI Dan Polri

Kodim 0501/Jakarta Pusat Gelar Upacara 17-an

Sabtu, 18 Mei 2024 - 18:54 WIB

Hedline News

Tingkatkan Rasa Aman Polsek Bintan Utara Rutin Laksanakan KRYD

Sabtu, 18 Mei 2024 - 18:05 WIB