Sekretariat DPRD Kepri Sudah Kembalikan Seluruh Kelebihan Bayar Belanja Sewa Alat Angkutan 4 Kegiatan Sebesar Rp.1.070.964.000

- Jurnalis

Rabu, 18 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

www.purnamanews.com|Tanjungpinang Hasil Pemeriksaan BPK Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2021 terdapat temuan kelebihan bayar belanja sewa alat angkutan empat (4) kegiatan Sekretariat DPRD tahun 2021 sebesar Rp.1.070.964.000 (satu milyar tujuh puluh juta sembilan ratus enam puluh empat ribu rupiah).

Menindaklanjuti dari temuan BPK tersebut, Tim dari media www.purnamanews.com (Tim) mengkonfirmasi langsung perihal tersebut melalui sambungan telepon Whatsapp kepada Kabag Umum DPRD Kepri Isnaini Bayu Wibowo pada hari Rabu, 17/5/20023.

Dalam wawancara tersebut, Isnaini Bayu Wibowo menyatakan dengan tegas telah mengembalikan semua uang kelebihan bayar hasil temuan BPK tersebut kepada Kas Daerah sebelum batas waktu yang ditentukan.

“Itukan yang APBD tahun kemaren kan, sudah dikembalikan semua sebelum batas waktu yang ditentukan,” ucapnya menjelaskan.

Dia meyakinkan dan menjelaskan kepada  awak media dengan mengatakan kalau untuk melihat tanda buktinya silahkan saja menemui Inspektorat Provinsi Kepulauan Riau.

Tepat pada hari Selasa (23-5-2023) awak Media tim www.purnamanews.com menghubungi pihak Inspektorat yaitu Irmendes untuk menanyakan terkait kebenaran yang disampaikan oleh Isnaini Bayu Wibowo mengenai kelebihan bayar yang sudah dikembalikan kepada Kas Daerah, dan membenarkan pernyataan Kabag Umum Sekretariat DPRD Kepri bahwa kelebihan tersebut telah dikembalikan kelebihan bayar tersebut.

Baca Juga :  SISWA TK ALAM BERBAGAI TAKJIL DAN SANTUNAN ANAK YATIM DI BULAN YANG BERKAH

“Namun sangat disayangkan kita tidak bisa melihatkan tanda bukti pengembaliannya, karena bukan kewenangan kami untuk dikasihkan ke media karena sifatnya rahasia,” tegas Irmendes.

Seperti yang kita ketahui terdapat laporan temuan BPK terkait kelebihan Anggaran belanja alat apung (sewa speedboat) pada empat kegiatan sekretariat DPRD di tahun 2021 yang mengakibatkan kerugian kas daerah sebesar Rp 1.070.964.000,- dengan rincian sbb:

1. Kegiatan penyediaan bahan logistik terdapat anggaran belanja sewa alat apung bermotor yang menyebabkan selisih bayar Rp 379.696.000

2. Kegiatan fasilitasi kunjungan tamu terdapat anggaran belanja sewa alat apung bermotor yang menyebabkan selisih bayar Rp 14.168.000

3. Kegiatan reses terdapat anggaran belanja sewa alat apung bermotor yang menyebabkan selisih bayar Rp 637.100.000

4. Kegiatan fasilitasi rapat koordinasi dan konsultasi DPRD terdapat anggaran belanja sewa alat apung bermotor yang menyebabkan selisih bayar Rp 40.000.000

Dari hasil temuan ini total anggaran kelebihan bayar kegiatan sewa alat apung sekretariat DPRD mencapai angka Rp 1.070.964.000 ( satu milyar tujuh puluh juta sembilan ratus enam puluh empat ribu rupiah).

Baca Juga :  Sinergitas Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Polresta Banyuwangi Optimalkan Patroli

Sesuai dengan PP nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan kas daerah dan Permendagri nomor 77 tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah maka dengan jelas dan terbukti pihak yang terkait telah melakukan pelanggaran sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku yang menyebabkan kerugian bagi negara ini.

Maka menjadi wajib dana kelebihan bayar tersebut untuk dikembalikan kepada Negara agar bisa digunakan untuk kegiatan yang lain yang dibutuhkan untuk kemaslahatan rakyat.

Dalam kesempatan lain, HR (Tokoh pemerhati dan aktivis anti korupsi yang tidak mau disebutkan namanya) mengatakan kalau dugaan upaya menghabiskan dana anggaran kegiatan melalui kelebihan bayar bisa saja menjadi modus operasi korupsi untuk menipu uang rakyat, maka dari itu kontrol dari berbagai pihak dan LSM termasuk media sangat diperlukan agar tidak ada lagi kebocoran anggaran kas daerah yang dilakukan oleh oknum pemerintah maupun swasta yang mencoba merugikan negara ini.(Tim)

Berita Terkait

Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polres Brebes Dan Banyumas Siapkan Rekayasa Lalulintas
BERITA BAIK DARI BALIK JERUJI, 1.463 NARAPIDANA DIUSULKAN UNTUK MENDAPATKAN REMISI KHUSUS HARI RAYA IDUL FITRI DI LAPAS KELAS IIA CILEGON.
Jalur Mudik Selatan Brebes Padat, Kapolres Pimpin Rekayasa Lalulintas
Akibat Pohon tumbang arus lintas Sumatra terganggu, TRC RAPI Way Kanan dan Masyarakat Sigap Membersihkan Pohon yang tumbang
APEL SIAGA 3+1 (Berantas Halinar) BERSAMA APH TAHUN 2024
3.842 Botol Miras Dan Puluhan Ribu Petasan, Dimusnahkan Polres Brebes Hasil Operasi Pekat Candi 2024
RAMADAN DI BALIK JERUJI, KUMPUL BERSAMA NARAPIDANA DAN KELUARGA DALAM KUNJUNGAN DAN BUKA PUASA PENUH KEHANGATAN
Polres Brebes Gelar Simulasi Dan Sosialisasi Sistem One Way Lokal Di Jalur Tengah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 16:22 WIB

Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polres Brebes Dan Banyumas Siapkan Rekayasa Lalulintas

Rabu, 10 April 2024 - 16:49 WIB

BERITA BAIK DARI BALIK JERUJI, 1.463 NARAPIDANA DIUSULKAN UNTUK MENDAPATKAN REMISI KHUSUS HARI RAYA IDUL FITRI DI LAPAS KELAS IIA CILEGON.

Senin, 8 April 2024 - 08:22 WIB

Jalur Mudik Selatan Brebes Padat, Kapolres Pimpin Rekayasa Lalulintas

Minggu, 7 April 2024 - 17:42 WIB

Akibat Pohon tumbang arus lintas Sumatra terganggu, TRC RAPI Way Kanan dan Masyarakat Sigap Membersihkan Pohon yang tumbang

Jumat, 5 April 2024 - 17:38 WIB

APEL SIAGA 3+1 (Berantas Halinar) BERSAMA APH TAHUN 2024

Kamis, 4 April 2024 - 11:54 WIB

3.842 Botol Miras Dan Puluhan Ribu Petasan, Dimusnahkan Polres Brebes Hasil Operasi Pekat Candi 2024

Rabu, 3 April 2024 - 19:02 WIB

RAMADAN DI BALIK JERUJI, KUMPUL BERSAMA NARAPIDANA DAN KELUARGA DALAM KUNJUNGAN DAN BUKA PUASA PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 April 2024 - 15:31 WIB

Polres Brebes Gelar Simulasi Dan Sosialisasi Sistem One Way Lokal Di Jalur Tengah

Berita Terbaru